Rabu, 28 September 2011

Evaluasi Total

Salah satu atlet wushu Rembang sibuk berlatih, dengan peralatan seadanya.

Rembang – Banyaknya atlet berprestasi yang memperkuat daerah lain, membuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kab. Rembang melakukan evaluasi menyeluruh.

Kini setelah ada perombakan organisasi, institusi olahraga tersebut fokus melakukan pendekatan kepada para atlet, supaya mau kembali “turun gunung” membawa nama kampung halaman sendiri.

Humas KONI Rembang, Sanuri mengatakan atlet berprestasi lari ke luar daerah, karena memperoleh iming iming fasilitas tunjangan lebih baik dan sarana pra sarana pembinaan yang memadai.

Pihaknya menyadari hal itu, sehingga perlu menyusun program untuk mengatasi masalah tersebut. Ia mencontohkan dua atlet tenes lapangan kelompok umur 12 tahun, Adi dan Dicky asal Rembang sementara ini membela Kab. Blora. Beberapa kali ikut kejuaraan nasional dan mampu menyabet medali.

Menurut Sanuri, terlebih dahulu, pengurus KONI melakukan pendekatan dengan keluarga atlet. Untuk jangka panjang, tunjangan maupun fasilitas olahraga para atlet akan dituntaskan secara bertahap. Ia optimis, setelah tahun depan KONI Rembang dipastikan memperoleh sokongan dana lebih besar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Semua koordinator kecamatan yang baru saja dilantik, telah diperintahkan untuk mendata atlet berprestasi, sekaligus mengintesifkan koordinasi dengan masing masing induk cabang olahraga.

Target dalam waktu dekat ini adalah memperbaiki prestasi kontingen kabupaten Rembang dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah tahun 2013 mendatang.

Jika even sebelumnya, Kab. Rembang hanya menduduki peringkat 32 dari 34 kabupaten dan kota, diharapkan nantinya bisa masuk posisi 20 besar.



Tidak ada komentar: