Rabu, 28 September 2011

Terlanjur Dimutasi, Tarik Kembali


Petugas pemadam kebakaran Rembang saat menjinakkan si jago merah.

Rembang – Pemerintah kabupaten Rembang memastikan akan segera menambah jumlah personel pemadam kebakaran, setelah menuai sorotan miring dari banyak pihak.

Beberapa petugas pemadam kebakaran bersertifikasi, yang sebelumnya dimutasi ke instansi lain, menurut rencana akan ditarik lagi pada posisi semula.

Kepala Bidang Kebersihan Dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum yang membawahi Unit Pemadam Kebakaran, Gantiarto mengakui pihaknya sudah mengusulkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD), untuk segera memperkuat tim pemadam.

Pada tahap pertama, ia berkeinginan menarik kembali tiga petugas pemadam kebakaran yang sudah dimutasi di instansi Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT), Kantor Kesbangpollinmas dan Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil.

Gantiarto berharap secepatnya bisa terealisasi, sehingga penanganan kebakaran akan menjadi lebih efektif. Bagaimanapun untuk merekrut personel baru yang mumpuni, perlu melewati berbagai tahapan. Salah satunya pelatihan, sedangkan Bidangnya tidak memiliki anggaran untuk mengadakan pembekalan bagi petugas Damkar.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rembang Abdullah Zawawi mengaku rencana pemindahan pegawai yang akan mengisi petugas pemadam kebakaran, masih dalam proses.

Sebelumnya, dari kalangan warga hingga DPRD menyoroti kinerja pemadam kebakaran, terutama saat peristiwa kebakaran pasar Rembang.

Kala itu jumlah personel minim, sehingga petugas kebersihan ikut dikerahkan untuk mengendalikan api. Lantaran tidak dibekali pengetahuan yang cukup, pemadaman berlangsung lamban, apipun kian membesar.

Sekretaris Fraksi Kebangkitan Bangsa DPRD Rembang Puji Santoso menuturkan dibalik kejadian tersebut, Pemkab bisa mengambil hikmahnya, agar dikemudian hari berhati hati dalam memutasi pegawai. Ia mendukung penuh penambahan petugas pemadam kebakaran.


Tidak ada komentar: