Sampah di belakang MAN Rembang.
Rembang – Pihak Pemerintah Kabupaten Rembang menyatakan tetap akan membuang sampah untuk pengurukan tanah, di sebelah timur gedung sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rembang, meski sebelumnya menuai protes. Bahkan masa pembuangan sampah diperkirakan berlangsung cukup lama, lantaran lokasi kondisinya berada di dataran rendah dan sangat luas.
Kepala Bidang Kebersihan Dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum, Gantiarto mengaku tidak mengetahui, kapan pengurukan akan selesai. Ia sudah menghadap Bupati Rembang terkait keluhan bau tidak sedap dan banyaknya lalat yang mengganggu kegiatan belajar mengajar siswa MAN Rembang.
Menurut rencana tumpukan sampah nantinya diratakan dengan pasir, untuk mengurangi tingkat polusi udara.
Kenapa sampah harus dibuang ke timur MAN Rembang ? Gantiarto beralasan hanya mematuhi perintah dari atasannya.
Ia menuturkan lokasi yang dulu merupakan tambak tersebut, akan digunakan untuk perluasan kompleks perumahan Tegal Tirani Permai.
Sebelumnya, Humas Madrasah Aliyah Negeri Rembang Puji Surtiningsih mengatakan siswa sudah sangat terganggu oleh bau tidak sedap yang ditimbulkan dari tumpukan sampah.
Kalau harus merasakan dampak terlalu lama, kemungkinan siswa sejumlah kelas harus dipindah ke ruangan lain.
Puji berharap pihak pengembang perumahan segera melakukan tindakan nyata. Lebih lebih sebentar lagi memasuki musim penghujan, sehingga bisa dipastikan ketidaknyamanan lingkungan sekolah akan semakin terasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar