Kamis, 29 September 2011

Misteri Kelas XI

Siswa SMAN Lasem mengikuti kegiatan belajar di luar ruangan kelas, hari Jumat.

Lasem – Dalam beberapa hari terakhir ini, belasan siswa SMA Negeri Lasem secara bergantian mengalami kesurupan.

Peristiwa berawal ketika pengurus OSIS menggelar rapat di salah satu ruangan kelas XI pada malam hari. Mendadak ada seorang anak berteriak teriak histeris, tetapi akhirnya mampu diatasi.

Lain hari, peristiwa serupa kembali terjadi, justru jumlah siswa yang kesurupan semakin banyak, semuanya merupakan anak perempuan. Lantaran hampir semua siswa keluar kelas ingin menonton, mengakibatkan kegiatan belajar mengajar sempat terganggu.

Kepala Sekolah SMA Negeri Lasem Tri Winardi mengatakan pihaknya mengundang sejumlah ulama dari Lasem dan Sedan untuk membantu proses pemulihan siswa. Mengenai penyebab, Tri mengaku tidak tahu persis, apalagi baru menjabat sejak awal bulan September. Menurutnya bukan karena perombakan bangunan depan SMA Lasem, hanya saja menurut penjelasan guru guru senior, selama ini muncul kepercayaan, ruang XI kalau bisa jangan digunakan untuk kegiatan pada malam hari.

Hari Jumat, kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri Lasem berlangsung lancar. Tetapi sebagian pelajar perempuan mengaku masih khawatir, kesurupan susulan akan terjadi lagi.

Salah satu siswi, Hani Emiasari mengatakan terkadang merasa kurang nyaman, kalau mengingat kawan kawannya seperti kemasukan barang halus. Antara percaya dan tidak, sehingga ia memilih untuk memperbanyak doa sebelum masuk kelas.

Pihak sekolah menyarankan supaya siswi yang “langganan” kesurupan, tidak masuk sementara waktu, menunggu kondisinya pulih 100 %.

Selain itu juga akan dibebastugaskan kalau ada kegiatan malam hari, karena khawatir nantinya menjalar ke siswa lain.



Tidak ada komentar: